Pages

Subscribe:

Labels

Showing posts with label NAture. Show all posts
Showing posts with label NAture. Show all posts

Wednesday, January 18, 2012

EFEK RUMAH KACA,


Pengertian efek rumah kaca, Istilah efek rumah kaca atau dalam bahasa inggris disebut dengan green house effect ini dulu berasal dari pengalaman para petani yang tinggal di daerah beriklim sedang yang memanfaatkan rumah kaca untuk menanam sayur mayur dan juga bunga bungaan. Mengapa para petani menanam sayuran di dalam rumah kaca ? Karena di dalam rumah kaca suhunya lebih tinggi dari pada di luar rumah kaca. Suhu di dalam rumah kaca bisa lebih tinggi dari pada di luar, karena Cahaya matahari yang menembus kaca akan dipantulkan kembali oleh benda benda di dalam ruangan rumah kaca sebagai gelombang panas yang berupa sinar infra merah, tapi gelombang panas tersebut terperangkap di dalam ruangan rumah kaca dan tidak bercampur dengan udara dingin di luar ruangan rumah kaca tersebut. itulah gambaran sederhana mengenai terjadinya efek rumah kaca atau disingkat dengan ERL.
kemudian dari pengalaman para petani di atas dikaitkan dengan apa yang terjadi pada bumi dan atmosfir. Lapisan atmosfir yang terdiri dari, berturut-turut : troposfir, stratosfir, mesosfir dan termosfer: Lapisan terbawah (troposfir) adalah bagian yang terpenting dalam kasus efek rumah kaca atau ERK. Sekitar 35% dari radiasi matahari tidak sampai ke permukaan bumi. Hampir seluruh radiasi yang bergelombang pendek (sinar alpha, beta dan ultraviolet) diserap oleh tiga lapisan teratas. Yang lainnya dihamburkan dan dipantulkan kembali ke ruang angkasa oleh molekul gas, awan dan partikel. Sisanya yang 65% masuk ke dalam troposfir. Di dalam troposfir ini, 14 % diserap oleh uap air, debu, dan gas-gas tertentu sehingga hanya sekitar 51% yang sampai ke permukaan bumi. Dari 51% ini, 37% merupakan radiasi langsung dan 14% radiasi difus yang telah mengalami penghamburan dalam lapisan troposfir oleh molekul gas dan partikel debu. Radiasi yang diterima bumi, sebagian diserap sebagian dipantulkan. Radiasi yang diserap dipancarkan kembali dalam bentuk sinar inframerah.
Sinar inframerah yang dipantulkan bumi kemudian diserap oleh molekul gas yang antara lain berupa uap air atau H20, CO2, metan (CH4), dan ozon (O3). Sinar panas inframerah ini terperangkap dalam lapisan troposfir dan oleh karenanya suhu udara di troposfir dan permukaan bumi menjadi naik. Terjadilah Efek Rumah Kaca. Gas yang menyerap sinar inframerah disebut Gas Rumah Kaca disingkat dengan GRK.
Seandainya tidak ada ERK, suhu rata-rata bumi akan sekitar minus 180 derajat C — terlalu dingin untuk kehidupan manusia. Dengan adanya ERK, suhu rata-rata bumi 330 derajat C lebih tinggi, yaitu 150 derajat C. jadi dengan adanya efek rumah kaca menjadikan suhu bumi layak untuk kehidupan manusia.
Namun, ketika pancaran kembali sinar inframerah terperangkap oleh CO2 dan gas lainnya, maka sinar inframerah akan kembali memantul ke bumi dan suhu bumi menjadi naik. Dibandingkan dengan pada tahun 50-an misalnya, saat ini suhu bumi telah naik sekitar 0,20 derajat C lebih.
Hal tersebut bisa terjadi karena berubahnya komposisi GRK (gas rumah kaca), yaitu meningkatnya konsentrasi GRK secara global akibat kegiatan manusia terutama yang berhubungan dengan pembakaran bahan bakar fosil (minyak, gas, dan batubara) seperti pada pembangkitan tenaga listrik, kendaraan bermotor, AC, komputer, memasak. Selain itu GRK juga dihasilkan dari pembakaran dan penggundulan hutan serta aktivitas pertanian dan peternakan, GRK yang dihasilkan dari kegiatan tersebut, seperti karbondioksida, metana, dan nitroksida. hal tersebut di atas juga merupakan salah satu penyebab pemanasan global yang terjadi saat ini.
gambar di bawah ini merupakan contoh dari efek rumah kaca yang sudah berubah komposisi gas rumah kaca nya,

Monday, October 17, 2011

Hutan


hutan merupakan daerah yang penuh pepohonan. kita dapat menemukan banyak dari mereka di pulau Indonesia. mereka menyebar di sepanjang pulau sumatera, java, kalimantan, Irian dan pulau-pulau lainnya di Indonesia. mereka sangat penting bagikehidupan kita.
hutan memberi kita berbagai jenis komoditas ekspor seperti kayu,rotan, serta karet. hutan juga melindungi kita dari bahaya banjir. di musim hujan akar pohon-pohon di hutan menyerap air hujan dan menyimpannya di bawah tanah. pada musim kemarau air akan keluar dan sangat berguna bagi kami untuk reservoir dan irigasi.jika tidak ada hutan, air hujan tidak dapat disimpan, akan adaerosi tanah dan kita akan menderita dari banjir yang mengerikan.
hutan juga membantu kita untuk memurnikan udara dari polusi.pohon-pohon hutan perlu karbon dioksida dari udara dan mengirimoksigen ke udara, yang membuat udara segar dan murni. udarasegar dan murni diperlukan untuk kesehatan kita.
kita juga dapat menemukan berbagai jenis fauna dan flora di hutan. hewan dan tanaman membutuhkan hutan untuk hidup. untuk memastikan keberadaan lanjutan dari hewan dan tumbuhan di hutan, kita harus melindunginya dari kehancuran. menyadari bahwahutan memberikan kita banyak hal-hal penting, kita harus menjagahutan kita aman. hutan kita adalah lingkungan kita.

Sunday, October 16, 2011

Pengertian Generatif Dan Vegetatif


A. PENGERTIAN VEGETATIF

• Perkembangbiakan vegetatif adalah cara perkembangbiakan makhluk hidup yang terjadi tanpa melalui perkawinan
• Perkawinan adalah peristiwa bertemunya sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina
• Perkembangbiakan vegetatif ada 2 macam yaitu vegetatif alami dan vegetatif buatan
• Perkembangbiakan vegetatif alami adalah perkembangbiakan tumbuhan dengan tidak menanam biji/buahnya tanpa penyerbukan atau secara tak kawin.
• Pada perkembangbiakan secara vegetatif alami, makhluk hidup baru terbentuk tanpa bantuan manusia
• Perkembangbiakan secara vegetatif terdiri dari pembentukan tunas, rizoma (akar tinggal/ akar rimpang), umbi lapis, umbi batang, geragih atau stolon, umbi akar, tunas adventif, spora dan membelah diri

B. PEMBENTUKAN TUNAS

• Tunas biasanya tumbuh disamping induknya, induk dengan tunas yang masing-masing dianggap induvidu baru dan akan membentuk rumpun dan tunas tersebut berasal dari tunas ketiak bagian tumbuhan didalam tanah
• Pertumbuhan tunas menjadi lebih baik sesuai yang diharapkan , dengan adanya bantuan factor lingkungan seperti suhu, derajat kesamaan /kebasaan(pH), kelembapan, dan cadangan makanan yang cukup.
• Contoh tumbuhan bertunas pakis haji (cycas rumphii), bamboo(bambusa sp), pisang (musa paradisiaca), nanas, palem, dan tebu (saccharum officinarum)

C. RIZOMA (AKAR TINGGAL/AKAR RIMPANG)

• Akar tinggal adalah bagian batang yang tumbuh mendatar didalam tanah dan menyerupai akar. Batang-batang beruas-ruas dan disetiap ruas dapat tumbuh tunas. Jika kita memotongnya dengan menyertakan ruasnya, kemudian kita tanam, potongan batang tersebut menjadi individu baru. Diruas akan tumbuh tunas dan semakin lama semakin besar
• Batang ini masih berhubungan dengan tanaman induknya dan dari bagian inilah calon individu baru tumbuh dan berkembang

• Akar tinggal mempunyai cirri-ciri
1. bentuk seperti akar, tetapi berbuku-buku seperti batang
2. pada setiap buku/ruas terdapat daun yang berubah menjadi sisik
3. di setiap ketiak sisik terdapat mata tunas
• Jika ujung rizoma atau tunas ketiak tumbuh menjadi tumbuhan baru, maka tumbuha tersebut tetap bergabung dengan tumbuhan induk dan membentuk rumpun
• Contoh tumbuhan rizoma lengkuas (alpina officinarum), jahe (zingiber officinale), kunyit ( curcuma domestica), kencur (kaempferia galangal), temulawak, dan lidah mertua (sansivera sp)

D. UMBI LAPIS (BULBUS)

• Umbi lapis adalah umbi yang berlapis-lapis dan ditengahnya tumbuh tunas.
• Umbi lapis terdiri atas daun yang mengelilingi cakram (batang) dan membengkak didalam tanah
• Pada permukaan atas dari setiap buku, tumbuh daun yang tebal dengan satu atau dua kuncup ketiak yang letaknya berdekatan sehingga seperti berlapis-lapis.
• Pada permukaan bawah dari setiap buku, tumbuh akar serabut tepat dibawah batangnya (cakram)
• Umbi lapis merupakan umbi yang berlapis-lapis dan dibagian pangkalnya terdapat batang sangat pendek yang disebut cakram dan suing yang merupkan tunas sebagai calon individu baru.
• Tunas tersebut semakin lama semakin besar membentuk suing.
• Contoh tumbuhan yang umbi lapis yaitu bawang merah (allium cepa), bawang putih (allium sativum), bawang daun (allium fistulosum), bunga bakung (crinum asiaticum), dan bunga tulip

E. UMBI BATANG

• Umbi batang adalah batang yang tumbuh ke dalam tanah, ujung batang tersebut menggembung membentuk umbi untuk menyimpan cadangan makanan, terutama zat tepung
• Pada suatu lekukan di permukaan batang atau umbi tersebut terdapat tunas yang disebut mata tunas
• Umbi batang merupakan batang yang menggembung karena berisi cadangan makanan dan pada permukannya terdapat daun yang berubah menjadi sisik. Pada ketiak sisik terdapat mata tunas sebagai calon individu baru
• Contoh tumbuhan umbi batang yaitu kentang (solanum tuberrodum), ubi jalar(ipomoea batatas), gadung (dioscorea hispida), dan gambili (dioscorea aculata)



F. GERAGIH ATAU STOLON

• Geragih adalah batang yang tumbuh mendatar diatas permukaan tanah.
• Geragih merupakan batang yang menjalar diatas permukaan tanah dan apabila batang tersebut tertimbun tanah akan tumbuh menjadi tanaman baru
• Tunas pada buku-buku batang dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru. Ujung geragih yang menyentuh tanah akan membelok keatas. Pada bagian bawah geragih muncul akar serabut, walaupun tetap berhubungan dengan induknya, namun tumbuhan baru itu tidak bergantung pada induknya
• Contoh tanaman geragih diatas permukaan tanah yaitu pegagan (centella asiatica), arbei, dan semanggi
• Ada geragih yang menjalar dibawah permukaan tanah dan disebut stolon
• Di sepanjang stolon dapat tumbuh tunas adventisia (liar), dan masing-masing tunas ini dapat menjadi anakan tanaman
• Contoh tumbuhan bergeragih dibawah permukaan tanah adalah rumput teki(cyperus rotundus) dan rumput pantai (spinifex sp)

G. UMBI AKAR

• Umbi akar adalah akar yang berubah fungsi sebagai penyimpan cadangan makanan dan hanya dapat tumbuh menjadi individu baru apabila ditanam bersama sedikit batang yang bertunas
• Ciri-ciri umbi akar adalah umbi tidak berbuku-buku , umbi tidak mempunyai kuncup dan daun, dan umbi tidak mempunyai mata tunas
• Jika umbi akar ditanam, maka akan tumbuh tunas-tunas baru dari bagian yang merupakan sisa batang.
• Tunas inilah yang kemudian menjadi individu baru.
• Contoh tumbuhan umbi akar adalah singkong (manihot utilissima), dahlia dan wortel

H. TUNAS ADVENTIF

• Tunas adventif atau tunas liar adalah tunas yang tidak tumbuh diujung batang atau ketiak daun
• Tunas adventif yang dipisahkan dari induknya dapat tumbuh membentuk individu baru.
• Contoh tunas adventif pada akar adalah kersen (muntingia calabura), sukun (arthocarpus communis), kesemek (dyospiros knaki), jambu biji (psidium guavajava) dan cemara
• Tunas yang tumbuh didaun disebut dengan tunas daun
• Tunas tersebut dapat membentuk daun dan akar sehingga seperti tumbuhan kecil yang menempel pada tumbuhan.
• Contoh tumbuhan tunas daun yaitu cocor bebek dan begonia


I. SPORA

• Tumbuhan yang berkembang biak dengan spora antara lain tumbuhan paku, jamur, dan ganggang.
• Bentuk spora seperti biji, tetapi sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat dengan mata saja. Spora dapat digunakan dengan menggunakan mikroskop.
• Spora dibentuk dan disimpan di dalam kotak spora yang disebut sporangium.
• Tumbuhan paku mempunyai bentuk daun yang indah. Sporangium pada tumbuhan paku terdapat pada bagian bawah daun.
• Jika daun dibalik, maka kita dapat melihat kotak sporadic bagian tepi daun.
• Jamur tidak mempunyai zat hijau daun. Jamur tidak berbunga. Oleh karena itu, jamur tidak berbuah dan berrbiji.
• Jamur tumbuh di tempat-tempat yang lembap, misalnya pada tumbuhan dan hewan yang telah mati, serta pada makanan yang sudah basi.
• Jamur berkembang biak dengan spora. Pada jamur tempe, sporangium terletak pada ujung hifa yang menggembung.
• Hifa adalah benang-benang yang menyusun tubuh jamur. Sporangium jamur berisi banyak spora. Setiap hifa akan membentuk cabang-cabang yang disebut rhizoid.
• Setiap spora dilengkapi bulu cambuk atau bulu getar yang berguna sebagai alat gerak air. Spora seperti ini disebut zoospora.

J. MEMBELAH DIRI

• Tumbuhan tingkat rendah berkembang biak dengan membelah diri
• Tumbuhan tingkat rendah itu terdiri atas satu sel, misalnya ganggang hijau. Jadi, ganggang hijau memperoleh keturunan dengan cara membelah diri sel tubuhnya menjadi dua



K. PENGERTIAN GENERATIF
·         generatif adalah proses pembentukan individu baru yang diawali dengan perkawinan atau penyerbukan yaitu bertemunya sel kelamin jantan atau serbuk sari dengan sel kelamin betina atau putik
·         generatif: organisme yang berkembang biak secara seksual ( melakukan pembuahan )
contoh: kelapa,mangga,jeruk,jambu,dll